REPUBLIKA.CO.ID, Dalam dua pekan terakhir, calon Presiden Amerika Hillary Clinton menggeser strateginya untuk fokus memenangkan suara di dalam Partai Republik, partai yang menaungi Donald Trump. Gerakan ini akan fokus untuk merekrut anggota Partai Republik dan Partai Independen yang mau membantunya untuk merebut kursi Presiden AS. Gerakan itu dikabarkan telah sukses menjangkau anggota Partai Republik yang sudah frustrasi terhadap Trump. Seperti dilansir dari The Hill, Clinton telah bekerja mati-matian menarik anggota Partai Republik untuk menjadi pendukungnya. Kini dalam kampanyenya, Clinton menggembar-gemborkan dukungan dari lima puluh anggota Partai Republik, termasuk anggota dan mantan anggota DPR dan senat, mantan sekretaris kabinet, orang-orang bisnis, serta pemimpin dalam angkatan bersenjata.
Source: Republika August 11, 2016 15:00 UTC