REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah akan menyurvei bersama dengan perwakilan asuransi kapal di Indonesia, SPICA Service Indonesia pada Jumat (17/3) untuk menghitung kerugian atas kerusakan terumbu karang di Raja Ampat, Papua Barat. Menurut SPICA Services Indonesia, dengan melakukan survei bersama maka proses identifikasi dan verifikasi data antara pihak pemerintah dan asuransi dapat dilakukan dengan cepat. "Intinya, kami tidak akan mengabaikan masalah ini dan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah," ujar Dony meyakinkan. Pihak asuransi menjanjikan akan mendatangkan surveyor independen yang merupakan ahli terumbu karang dari Universitas Indonesia. Survei bersama pada Jumat akan melihat dan menyepakati luas area kerusakan, sedangkan valuasi kerugian akan dilakukan pada tahap selanjutnya.
Source: Republika March 16, 2017 01:35 UTC