"Selama beberapa kali banjir di tahun ini, banjir yang sekarang yang cukup parah," ujarnya. Kata Uum, sebanyak 600 rumah di wilayahnya yang terendam banjir. Selain banjir, aliran sungai dan drainase meluap di beberapa titik di juga mengakibatkan sedimen lumpur menumpuk tatkala air yang menggenang surut. Berbagai perabotan di dalam rumah dari mulai kasur, kulkas, kompor, hingga kendaraan pun tidak sempat terselamatkan, terendam banjir. Oleh karena itu, pihaknya sudah menerjunkan dua tim untuk membersihkan lumpur di jalan sejak pagi hari.
Source: Republika June 08, 2016 04:52 UTC