Perjanjian nuklir Iran melibatkan Inggris, Prancis, Jerman, Rusia dan Cina setelah Amerika Serikat menyatakan diri keluar dari perjanjian itu pada 2018. Ecfr.euTEMPO.CO, Wina - Kepala lembaga pengawas energi atom internasional IAEA, Rafael Grossi, mengatakan pembicaraan dengan pemerintah Iran soal akses ke semua instalasi nuklir masih terus berlangsung. Grossi melanjut,”Tujuan kami adalah untuk mendapatkan akses untuk terus melanjutkan kerja memverifikasi, yang sangat penting komunitas internasional.”Usai pertemuan dengan IAEA, Menlu Amerika Serikat, Mike Pompeo, mengatakan akan terus mengupayakan perpanjangan embargo senjata Iran. Embargo senjata Iran ini bakal berakhir pada pertengahan Oktober seperti diatur dalam Perjanjian Nuklir Iran 2015. Menurut dia, Iran harus memberikan semua kerja sama penuh dengan IAEA, yang merupakan lembaga pengawas energi atom.
Source: Koran Tempo August 15, 2020 02:15 UTC