Menteri Kesehatan harus bisa memberikan akses layanan kesehatan yang mumpuni. Saat ini sistem pembiayaan kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan lebih terbebani oleh pembiayaan kesehatan yang bersifat kuratif. Terkait defisit ini, Adib menilai anggaran kesehatan juga perlu dioptimalkan atau bahkan ditingkatkan untuk pembiayaan kesehatan yang bersifat promotif dan preventif. PR lain yang juga perlu menjadi fokus Menteri Kesehatan RI yang baru adalah terkait pelayanan kesehatan. Terkait fasilitas kesehatan, Adib menilai Kementerian Kesehatan RI perlu berupayauntuk meningkatkan aksesibilitas layanan kepada masyarakat.
Source: Republika October 23, 2019 02:48 UTC