Kampanye akbar tersebut malah tidak mampu menjaring swing voter dan undecidedvoter. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indikator Politik Indonesia (IPI) memandang kampanye akbar yang dilakukan oleh kedua pasangan calon presiden-wakil presiden tidak berdampak signifikan pada para pemilih. Peneliti IPI, Rizka Halida merasa kampanye akbar cuma memuaskan iman dukungan para pemilih loyal. Menurutnya, kampanye akbar tersebut malah tidak mampu memancing atau menjaring swing voter dan undecidedvoter. "Jadi, kampanye akbar yang digelar dengan mengerahkan massa begitu banyak itu hanya berfungsi sebagai penguatan yang sudah punya pilihan,” ujarnya.
Source: Republika April 18, 2019 22:41 UTC