SAMARINDA, KOMPAS.com — Kegiatan ibadah Minggu pertama di Gereja Oikumene, Sengkotek, Samarinda, pasca-pelemparan bom molotov pada Minggu (13/11/2016) lalu, dijaga ketat oleh Kepolisian Resor Kota Samarinda dan TNI. Wakapolsek Samarinda Seberang AKP Achmad Djupi mengatakan, dengan pengamanan yang ada, jemaat yang melaksanakan kegiatan ibadah Minggu akan merasa lebih tenang. Sementara itu, bagi warga dan relawan yang ikut menjaga gereja, mereka ingin menunjukkan keharmonisan dan rasa toleransi tinggi di lingkungannya. Kami saling menjaga kedamaian, jadi biar ibadah jemaat Gereja Oikumene lebih tenang pasca-teror minggu lalu," kata Sugiharto, salah satu warga Sengkotek, Loa Janan. Kompas TV TNI, Polri, dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Gereja Oikumene
Source: Kompas November 20, 2016 05:10 UTC