JawaPos.com – Institute For Demographic and Poverty Studies (Ideas) memproyeksikan bila Pemerintah Pusat atau Daerah tetap memberi tindakan lunak, jumlah kasus infeksi korona (Covid-19) akan meroket. “Berdasarkan pola penggandaan di berbagai negara, kasus infeksi korona mengalami ledakan eksponensial ketika di masa awal pandemi tidak dilakukan tindakan-tindakan tegas untuk menahan mobilitas dan interaksi orang yang masif. Proyeksi mengkhawatirkan ini mengharuskan adanya perubahan kebijakan yang drastis untuk menahan ledakan jumlah korban dan ini harus dilakukan secepatnya,” ujar Direktur Ideas Yusuf Wibisono berdasarkan rilis yang diterima Antara di Jakarta pada Sabtu (28./3). Yusuf Wibisono menilai, tindakan moderat jangka pendek dan tindakan tegas jangka menengah itu akan mencegah ledakan kasus infeksi korona secara signifikan (flattening the curve). Dengan pola saat ini, tanpa perubahan kebijakan, kasus infeksi korona akan menembus 200 ribu kasus pada hari ke-70,” kata pimpinan lembaga think tank Dompet Dhuafa tersebut.
Source: Jawa Pos March 28, 2020 16:07 UTC