JawaPos.com – Baru-baru ini ilmuwan Tiongkok menemukan virus baru Flu Babi (Swine Flu) G4 EA H1N1 dan mempublikasikannya. Merespons temuan dan publikasi tersebut, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan pun bertindak cepat. Direktur Kesehatan Hewan Fadjar Sumping Tjatur Rasa menjelaskan pihaknya berkoordinasi dengan petugas Badan Karantina Pertanian untuk memperketat pengawasan lalu lintas hewan dan produk hewan demi mengantisipasi masuknya virus flu babi di Indonesia. Fadjar menjelaskan bahwa selain memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk hewan dan produk hewan, Kementan juga mempersiapkan laboratorium kesehatan hewan untuk melakukan diagnosa guna mendeteksi keberadaan virus influenza tersebut. Fadjar menilai, Indonesia sudah maju dalam melakukan surveilans untuk mendeteksi dini virus influenza tipe A dengan menggunakan fasilitas Influenza Virus Monitoring (IVM).
Source: Jawa Pos July 02, 2020 07:59 UTC