Hal ini terlihat dari nilai coefficient of variation (COV) gula pasir premium 2018 (0,021) yang lebih besar dibandingkan tahun 2017 (0,016). Tapi, di balik itu, harga gula pasir premium lebih tidak stabil. Menurut Rusli, ada beberapa faktor yang menyebabkan harga gula pasir premium lebih fluktuatif. Ekonom Indef Ahmad Heri Firdaus mengatakan, salah satu indikasi faktor penyebab volatilitas harga gula pasir premium ini adalah tertahannya supply di dalam negeri. Heri mempertanyakan, apakah produksi dari gula mentah dunia sampai menjadi gula pasir eceran di pasaran membutuhkan biaya sangat besar.
Source: Republika January 14, 2019 10:41 UTC