REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Indeks dolar AS (DXY) terpantau menembus level 100 pada perdagangan Jumat (13/3/2026). Sementara itu, nilai tukar rupiah melemah mendekati level Rp 17.000 per dolar AS. Mengutip Bloomberg, rupiah melemah 65 poin atau 0,38 persen menuju posisi Rp 16.958 per dolar AS. Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi berpendapat, ada berbagai faktor yang menyebabkan rupiah melemah, baik sentimen eksternal maupun internal. Harga minyak mentah Brent berjangka, patokan global, terakhir berada di sekitar 100 dolar AS per barel,” kata Ibrahim dalam keterangannya, Jumat (13/3/2026).
Source: Republika March 13, 2026 20:40 UTC