REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Indonesia ikut serta membantu pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk melakukan pencarian korban kapal pengangkut minyak yang mengalami kecelakaan. Untuk itu fokus yang dilakukan semua pihak masih dalam pencaraian korban yang hilang. Setidaknya 10 pelaut hilang setelah sebuah kapal perang Amerika Serikat bertabrakan dengan kapal pengangkut minyak di sebelah timur Singapura. Peristiwa itu adalah kecelakaan kedua yang melibatkan kapal perusak Angkatan Laut AS di perairan Asia dalam dua bulan belakangan. Kapal MC Alnic yang berbendera Liberia adalah sebuah kapal pengangkut minyak berukuran panjang 183 meter atau kapal pengangkut bahan kimia dengan bobot 50.760 ton, menurut data pengangkutan Thomson Reuters Eikon.
Source: Republika August 21, 2017 12:22 UTC