Deindustrialisasi seharusnya tak hanya direspon Kemenperin, tapi kementerian lainnyaREPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia mengalami deindustrialisasi dini sebab angka kontribusi industri belum mencapai 35 persen. Terlalu cepat turunnya itu," kata Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Eko Listiyanto, Ahad (14/10). Caranya adalah upaya melakukan reindustrialisasi lagi," ujar Eko. Terkait transformasi sektor perekonomian, menurut Eko, yang menjadi persoalan adalah peningkatan kualitas tenaga kerja di Indonesia. Saat industri memiliki peran tinggi terhadap PDB, tenaga kerja tidak mengalami peningkatan kualitas sehingga tidak dapat terserap banyak.
Source: Republika October 14, 2018 14:37 UTC