Apabila digambarkan dengan angka, Nailul memperkirakan, level inflasi pada tahun ini akan mencapai 2,1 persen dalam skenario optimistis. BPS mencatat, inflasi tahunan sepanjang 2020 merupakan level terendah sejak BPS merilis data inflasi pada 1966. Dengan dua kontributor terbesar ini, Setianto menyebutkan, inflasi tahunan pada 2020 mencatatkan rekor terendah. "Jadi, ini memang angka terendah sejak kita merilis angka inflasi," tuturnya dalam konferensi pers secara virtual pada Senin (4/1). Daging ayam ras yang kerap menyebabkan inflasi pun tercatat sebagai kontributor terbesar keenam pada inflasi 2020, yakni dengan andil 0,05 persen.
Source: Republika January 04, 2021 23:37 UTC