REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Seorang pejabat militer senior Iran kepada Al Jazeera, Kamis (12/3/2026) mengatakan, bahwa jika Amerika Serikat (AS) melakukan sebuah kesalahan strategis, selat lain akan berada dalam situasi yang sama dengan Selat Hormuz. Dapat diduga selat lain yang dimaksud adalah Selat Bab al-Mandab di Laut Merah. Pada Rabu (11/3/2026), Iran dilaporkan mulai menyebar ranjau laut di Selat Hormuz, menurut dua sumber di kalangan intelijen Amerika Serikat (AS) dikutip CNN. Sebelumnya, IRGC sudah mengingatkan bahwa kapal yang berani melintasi Selat Hormuz akan diserang dan selat itu telah ditutup oleh Iran sejak perang dimulai. Sumber CNN menggambarkan situasi Selat Hormuz saat ini seperti sebuah "lembah kematian" menimbang risiko yang muncul dari aktivitas perlintasan kapal.
Source: Republika March 12, 2026 03:09 UTC