TEMPO.CO, Jakarta - Dua pekan berlalu sejak Pilpres Amerika berakhir, inkumben Donald Trump belum mau mengaku kalah. Strategi Donald Trump dimulai dengan membuat keriuhan yang cukup untuk menimbulkan kecurigaan terhadap hasil Pilpres Amerika. Sederhananya, Donald Trump ingin menciptakan situasi di mana badan legislatif akan sulit untuk menolak desakan warga. Sebanyak 50 persen Republikan berkeyakinan Donald Trump menang Pilpres Amerika. Jika berhasil mengubah hasil di sana, kedudukan Joe Biden Donald Trump akan berubah dari 306-232 menjadi 270-268.
Source: Koran Tempo November 20, 2020 13:30 UTC