BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memiliki sejumlah strategi untuk mengantisipasi panjangnya musim kemarau dan dampak kekeringan yang ditimbulkannya. Baca juga: Unggah Foto Bersama Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil Bantah Terkait Pilpres 2024Kedua, langkah yang ditempuh adalah dengan mengamankan pengairan irigasi. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Jawa Barat Hendi Jatnika mengatakan dari 573.842 hektar lahan pertanian di Jawa Barat, 52.983 hektar terancam kekeringan pada musim kemarau ini. Baca juga: Gunungkidul Alami Lahan Puso Terparah Tahun Ini Akibat Kekeringan"Dari 1.108 hektar lahan pertanian di Sukabumi mengalami puso 38 hektar, di Cianjur ada 757 hektar (lahan) dan puso 17 hektar, sedangkan di Cirebon dari luas 871 hektar lahan terdapat 22 hektar mengalami puso," tutur Hendi. Faktor lainnya, karena lahan yang mengalami kekeringan tersebut berada di kawasan irigasi non teknis yang meliputi area sawah tadah hujan.
Source: Kompas July 04, 2019 01:30 UTC