Mereka hanya tahu rumah Pratiwi—mahasiswi yang memproduksi mi Bikini tersebut—adalah rumah juragan ikan. Bahkan Pratiwi mengaku telah memproduksi 6.000 kemasan mi Bikini, yang dibanderol Rp 15-20 ribu. Bahkan Pratiwi mengaku kepada polisi tidak merasa ada konten pornografi pada kemasan mi Bikini produksinya. Ketua RT 1 RW 8 Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, Nasam mengatakan warga mengaku kaget mendengar bahwa ada yang memproduksi mi Bikini di permukiman. TokopediaTEMPO.CO, Depok - Pratiwi, 19 tahun, mahasiswi pembuat dan penjual makanan ringan mi Bikini atau Bihun Kekinian, memproduksi camilan tersebut karena melihat peluang usaha dan keinginannya menjadi entrepreneur.
Source: Koran Tempo August 06, 2016 08:48 UTC