Salah satu anomali itu adalah Airbnb, perusahaan rintisan yang bergerak pada penyewaan properti. Pandemi mengluluh-lantahkan industri pariwisata. Airbnb perlu suntikan dana segar hingga mencapai 2 miliar dolar AS (dalam rupiah tersua angka Rp 28 triliun). Dalam konteks menunggangi pandemi, Airbnb layak disebut jenius. Jika sebelum pandemi layanan platform Airbnb menembus batas negara, bahkan batas benua, selama pandemi diubah.
Source: Kompas March 06, 2021 02:37 UTC