Insentifnya Hanya Rp 15 Juta, Dokter Spesialis Enggan Bertugas di PPU - News Summed Up

Insentifnya Hanya Rp 15 Juta, Dokter Spesialis Enggan Bertugas di PPU


JawaPos.com – Minat dokter spesialis untuk mengabdi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim), terbilang sangat rendah. Di rumah sakit yang dia pimpin, ada lima orang spesialis yang sebentar lagi merampungkan program Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS) pada Juni mendatang. Dokter spesialis yang menjalani program WKDS di RSUD RAPB sejak Juni 2018 lalu, adalah Dr Kevin Manas Tali SP.OG (Dokter Spesialis Kandungan), lalu Dr Mia Fatmawati SP.A (Dokter Spesialis Anak) dan Dr Wahid Ghufron Sp.B (Dokter Spesialis Bedah Umum). Minimnya insentif yang diterima dokter spesialis yang menjalani program WKDS itu dikarenakan keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemkab PPU kala itu. Perubahan program yang digagas Kemenkes sejak 2017 itu, yang bertujuan untuk pemerataan distribusi dokter spesialis di daerah terpencil, tertinggal, bahkan perbatasan itu setelah adanya gugatan dari seorang dokter yang tengah menempuh pendidikan dokter spesialis.


Source: Jawa Pos May 30, 2019 21:00 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */