Itulah sebabnya tim insinyur Massachusetts Institute of Technology (MIT) telah mengembangkan sistem telerobotik yang dapat digunakan ahli bedah selama beberapa tahun terakhir. Seorang ahli bedah saraf di pusat medis besar dapat menonton pencitraan langsung pasien dan menggunakan robot untuk beroperasi di jam emas itu. Dengan mesin ini, ahli bedah dapat berada di mana saja dan tetap melakukan prosedur. Selama pengujian mereka, para insinyur MIT hanya perlu melatih sekelompok ahli bedah saraf selama satu jam untuk menggunakan mesin tersebut. Pada akhir jam itu, ahli bedah berhasil menggunakan mesin untuk menghilangkan bekuan darah palsu dalam model transparan dengan pembuluh seukuran yang mereplikasi arteri kompleks otak.
Source: Koran Tempo April 15, 2022 12:12 UTC