ANKARA, KOMPAS.com - Badan intelijen Turki tengah bekerja untuk mengetahui motif pelaku serangan bersenjata di sebuah trem di kota Utrecht, Belanda. Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan, Senin (18/3/2019), badan intelijen negaranya kini sedang menyelidiki motif pelaku penembakan tersebut apakah serangan terorisme atau karena perselisihan keluarga. Media Turki melaporkan, Gokmen Tanis yang menjadi tersangkan utama dalam serangan yang menewaskan tiga orang di sebuah trem di Utrecht, lahir di Yozgat, Turki tengah. Baca juga: Penembakan di Trem Utrecht, Korban Tewas Bertambah Jadi 3 OrangOtoritas Belanda mengumumkan telah menangkap tersangka pelaku setelah menggelar upaya pencarian besar-besaran dan mengepung sebuah gedung yang diyakini menjadi tempat persembunyian tersangka. Kepolisian Belanda kini sedang menyelidiki motif pelaku penembakan yang diduga serangan terorisme, namun tetap tidak mengesampingkan motif lain, termasuk masalah keluarga.
Source: Kompas March 18, 2019 23:03 UTC