TEMPO/Diko OktaraTEMPO.CO, Jakarta - Paparan internet pada skala global ternyata belum inklusif, terbukti hanya 43 persen dari penduduk dunia yang dapat mengakses jaringan 4G. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan 94 persen dari penduduk dunia yang bisa mengakses jaringan 2G untuk layanan suara dan pesan singkat. Namun hanya 43 persen yang memiliki akses ke sinyal 4G,” demikian laporan tertulis yang diterima Bisnis, Sabtu 4 Maret 2017. Hasilnya, mayoritas masyarakat di negara berkembang menggunakan lebih sedikit internet dari yang seharusnya jika internet lebih murah dan lebih cepat. “Sekitar 91 persen negara memiliki informasi dasar berbahasa lokal, namun tidak semua relevan tersedia di setiap negara.
Source: Koran Tempo March 04, 2017 06:22 UTC