REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN – Korps Garda Revolusi Iran mengatakan pada hari Senin bahwa mereka telah menembak sebuah kapal tanker minyak yang dituduh mencoba transit di Selat Hormuz “secara ilegal.” Menurut pernyataan Korps Garda Revolusi, kapal tanker minyak Athena Nova milik sekutu AS diserang oleh dua kendaraan udara tak berawak (UAV) di selat tersebut. Selat Hormuz menampung sekitar seperlima perdagangan minyak dunia dan ekspor gas alam cair dalam jumlah besar dari Qatar dan Uni Emirat Arab. Seorang pejabat senior Garda Revolusi Iran mengatakan pada hari Senin bahwa Selat Hormuz ditutup dan Iran akan menembaki kapal mana pun yang mencoba melewatinya, media Iran melaporkan. Mengapa Selat Hormuz KrusialIni adalah peringatan paling eksplisit dari Iran sejak memberitahukan kepada kapal-kapal bahwa pihaknya menutup rute ekspor pada hari Sabtu, sebuah tindakan yang mengancam akan menghambat seperlima aliran minyak global dan membuat harga minyak mentah naik tajam. Serangan pertama terhadap sebuah kapal di Selat Hormuz terjadi pada Ahad pagi.
Source: Republika March 03, 2026 00:26 UTC