Insiden itu, di mana semua 176 penumpang dan awak di penerbangan Ukraine International Airlines hancur, terjadi ketika rudal Iran menghantam pangkalan-pangkalan yang menampung pasukan AS di Irak, dan pasukan Teheran sendiri dalam siaga tinggi. Iran segera bersumpah akan membalas dendam, dan lima hari kemudian melemparkan sebanyak 16 rudal balistik di dua pangkalan di Irak. Pertahanan Iran dalam keadaan siaga ketika roket itu menghantam pesawat. Dikenal NATO sebagai SA-15 Gauntlet, Tor menggantikan sistem pertahanan udara jarak pendek SA-8 Gecko lama di Rusia dan militer sekutu. Di jaringan pertahanan udara Rusia, Tor dengan jangkauan tujuh mil membantu melindungi baterai sistem rudal permukaan-ke-udara S-300 jarak jauh.
Source: Koran Tempo January 11, 2020 05:37 UTC