Tempo/Egi AdyatamaTEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah membantah isu yang berkembang bahwa mereka telah menyewa jasa influencer untuk ikut mempromosikan Rancangan Undang-Undang atau RUU Cipta Kerja, lewat tagar #Indonesiabutuhkerja. Belakangan, ramai di media sosial adanya sejumlah artis dan influencer yang mengunggah foto dan dukungan menggunakan tagar #Indonesiabutuhkerja. Belakangan, mereka mengaku tak tahu bahwa tagsr tersebut merupakan kampanye dukungan atas pembahasan RUU Cipta Kerja. Melalui klarifikasi tersebut, Ardhito mengatakan akan mengembalikan pembayaran yang ia terima dari kampanye tagar tersebut. "Atas ketidaktahuan dan seakan seperti nirempati pada mereka yang sedang memperjuangkan penolakan terhadap RUU ini, saya mohon maaf.
Source: Koran Tempo August 15, 2020 02:48 UTC