REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan pemerintah akan terus berupaya menurunkan angka rasio gini dengan berbagai cara. Karena itu, dibutuhkan upaya untuk mengangkat pendapatan masyarakat kalangan bawah, tanpa menurunkan pendapatan masyarakat kalangan atas. Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia yang diukur oleh gini rasio sebesar 0,397 pada Maret 2016. Di perkotaan, rasio gini tercatat sebesar 0,410 atau turun 0,018 poin dibanding rasio gini Maret 2015 yang sebesar 0,428. Sedangkan di daerah perdesaan, rasio gini turun 0,007 poin menjadi 0,327 dibanding rasio gini Maret 2015 yang sebesar 0,334.
Source: Republika August 19, 2016 09:00 UTC