Seluruh pembangunan proyek pendukung Asian Games 2018 itu membutuhkan anggaran Rp 6,8 triliun. Guna menutupi kekurangan anggaran, PT Jakpro berharap adanya penambahan penyertaan modal daerah (PMD). Di samping itu, untuk menambah anggaran, PT Jakpro berencana melakukan aksi korporasi dalam bentuk peminjaman dengan pihak perbankan. Dengan aset PT Jakpro yang mencapai Rp 7 triliun hingga Rp 10 triliun, Satya yakin peminjaman kepada pihak perbankkan bisa mencapai Rp 15 triliun hingga Rp 20 triliun. Pada 2016, PT Jakpro mendapat PMD sebesar Rp 1 triliun.
Source: Kompas January 17, 2017 16:26 UTC