Warga yang tiggal di Kenjeran 4C/74 Surabaya itu malah melakukan pembiaran terhadap anaknya, MY yang masih berusia 16 tahun menjadi perampok. Alih-alih marah, dia justru keenakan dengan hasil yang diperoleh dari merampok anaknya. ’’Awalnya marah, namun karena hasil yang didapat banyak, ya saya biarkan,’’ ucapnya. Tidak hanya itu, dia malah meminta dibelikan perhiasan emas seperti cincin dan kalung. Itu dia lakukan setelah tahu anaknya membawa uang puluhan juta rupiah dari merampok di Gresik.
Source: Jawa Pos March 13, 2017 15:13 UTC