KOMPAS.com - Orang-orang khawatir dengan makin banyaknya sampah plastik tapi juga khawatir terkontaminasi virus Covid-19 jika menggunakan wadah makan reusable (wadah yang dapat digunakan kembali). Ada orang-orang yang berpikir bahwa menggunakan wadah makanan dan minuman reusable tidak higienis di tengah pandemi. Dilansir The Independent, Senin (22/6/2020), 119 ilmuwan dari 18 negara mengatakan wadah yang dapat digunakan kembali tidak meningkatkan kemungkinan penularan virus. Para ahli mengatakan aman untuk menggunakan wadah yang dapat digunakan kembali selama pandemi jika mereka dicuci dengan benar. Para ilmuwan yang menyetujui termasuk ahli epidemiologi, ahli virus, ahli kimia, ahli biologi, dan dokter.
Source: Kompas June 28, 2020 23:03 UTC