TEMPO.CO, Jakarta - Perencanaan keluarga tak hanya meliputi jumlah anak, tapi juga jarak usia di antara mereka. Kesenjangan 18-23 bulan antara dua kehamilan adalah yang terbaik dan ideal karena memberi Anda waktu untuk memulihkan dan mengisi kembali sumber daya tubuh Anda. Risiko itu juga terlihat pada bayi yang dikandung dalam tujuh hingga 17 bulan, meskipun lebih rendah dari bayi yang dikandung dalam enam bulan. Namun, juga merupakan pengetahuan umum bahwa ketika kesenjangan usia terlalu banyak, adik dan kakak mungkin merasa kurang dekat satu sama lain. Studi lain telah menemukan bahwa kesenjangan usia 59 bulan atau lebih antara dua kehamilan juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kelahiran prematur dan berat lahir rendah.
Source: Koran Tempo August 04, 2020 14:26 UTC