Pengumuman data pertumbuhan ekonomi kuartal tiga 2019 menjadi sentimen utama yang membayangi pergerakan nilai tukar rupiah. Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan pergerakan nilai tukar rupiah akan dipengaruhi data pertumbuhan ekonomi Indonesia. “Penguatan rupiah cenderung terbatas dan berpotensi melemah. Josua memperkirakan pergerakan nilai tukar rupiah akan berada pada rentang Rp 13.990 per dolar AS hingga Rp 14.075 per dolar AS. Sementara Analis Valbury Asia Futures Lukman Leong memproyeksikan pergerakan nilai tukar rupiah akan tertekan pada rentang Rp 14.030 per dolar AS hingga Rp 14.070 per dolar AS.
Source: Republika November 05, 2019 02:26 UTC