REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Jenazah satu-satunya perempuan sukarelawan operasi pembebasan Irian Barat dari penguasaan Belanda tahun 1961-1963, Herlina Kasim, akan dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta, pada Rabu (18/1) siang. Herlina yang lahir di Malang, Jawa Timur, pada 24 Februari 1941 meninggal dunia di RSPAD Jakarta pada Selasa malam pukul 22.45 WIB pada usia 75 tahun. Operasi Trikora merupakan pelengkap operasi Mandala yang beranggotakan satuan militer di bawah komando Mayor Jenderal Soeharto. Dalam operasi Trikora, Herlina yang saat itu masih berusia 20 tahun ditugaskan bersama 20 sukarelawan sipil lain di hutan-hutan Irian Barat. Sebelum mendaftarkan diri dalam operasi Trikora, Herlina adalah seorang jurnalis di Maluku yang dikenal punya hubungan dekat dengan satuan militer setempat.
Source: Republika January 18, 2017 00:33 UTC