REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menjelaskan, keputusannya menetapkan status siaga 1 di sejumlah satuan TNI merupakan bagian dari uji kesiapsiagaan rutin. Agus menerangkan, setiap komando daerah militer (Kodam) memiliki satu batalyon yang disiapkan untuk siaga, terutama apabila wilayahnya berpotensi atau sedang menghadapi bencana alam. "Saya sudah memberlakukan siaga 1, namanya di satuan-satuan, PRCPB atau Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana Alam. Menurut Agus, siaga 1 TNI juga merupakan mekanisme standar untuk memastikan kesiapan personel dan peralatan di lapangan. Saat ditanya apakah status tersebut berkaitan dengan peningkatan eskalasi konflik di Timur Tengah sebagaimana tertulis dalam telegram, Agus memilih bungkam kepada wartawan yang mencegatnya.
Source: Republika March 11, 2026 11:50 UTC