Kisah inspiratif dari Zaka dan Ningsih itu, serta teladan dari bocah kecil bernama Monica di Yogyakarta, merupakan sejumlah artikel yang dikemas dalam topik " Jernih Melihat Dunia" di Kompas.com untuk mengingatkan bahwa selalu ada hal-hal baik di balik setiap usaha yang dilakukan. Melihat harapan, menjernihkan pandangan, dan menghargai perbedaan, itulah tema-tema yang diangkat dalam "Jernih Melihat Dunia". Ada galon yang berisi pecahan Rp 100, Rp 200, Rp 500, atau Rp 1.000. Petugas Dinas Sosial menemukan Purwati (baju merah muda), pedagang kopi keliling yang anaknya diberangkatkan ke Kanada untuk menjadi pembicara di pertemuan WHO. Tanda tangan Purwati di visa Monica diperlukan agar Monica bisa berangkat.
Source: Kompas October 10, 2017 03:56 UTC