Baca juga : Tiga Nama yang Diprediksi Bersaing Ketat Jadi Cawapres 2019Namun, menurut Hasanuddin, Jokowi akan berani menggandeng ekonom bila memiliki kepercayaan tinggi dengan elektabilitasnya. Oleh karena itu dia memilih Pak Budiono jadi tidak perlu kandidat yang bisa menaikan (suara) lagi," kata dia. Kalau dia turun, dia akan menunjuk Cawapres yang bisa menaikan suara dia (bukan ekonom),' sambung Hasanuddin. Sisanya, 38,1 persen menyatakan tidak setuju. Saat nama Jokowi dipasangkan dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), 55,5 persen responden menyatakan setuju dan 44,5 persen menyatakan tidak setuju.
Source: Kompas February 23, 2018 14:48 UTC