TEMPO.CO, Sukabumi - Seorang warga Kota Sukabumi bernama Kusuma Hartanto, 50 tahun, menyatakan bersedia mendonorkan sebelah matanya untuk penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan. "Hanya pengorbanan itu yang bisa saya lakukan untuk negara," ujar mualaf yang sering disapa Sanchoz ini pada Kamis, 22 Februari 2018. Baca: Polisi Akan Periksa Novel Baswedan Terkait Keterlibatan JenderalKusuma mengaku prihatin atas peristiwa nahas yang dialami oleh Novel. Baca: Kembali ke KPK, Novel Baswedan Belum Bisa Aktif BekerjaIa pun berharap keinginannya itu dapat segera terwujud. Meski sudah kembali ke Indonesia, Novel Baswedan belum bisa bertugas seperti biasa.
Source: Koran Tempo February 24, 2018 04:07 UTC