REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman mengharapkan anggaran tambahan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 untuk tahap II dan III bisa dicairkan tepat waktu. Dia tidak ingin penyelenggaraan pilkada terancam oleh pandemi Covid-19 karena keterlambatan anggaran tambahan pilkada. KPU RI mengusulkan anggaran tambahan sebesar Rp 4,7 triliun untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan Pilkada 2020 di tengah pandemi Covid-19. Anggaran pilkada tahap pertama ini digunakan memenuhi kebutuhan protokol kesehatan tahapan pilkada pada Juli 2020, yakni verifikasi faktual calon perorangan dan pemutakhiran data pemilih. Untuk anggaran pilkada tahap kedua seharusnya bisa dicairkan pada Agustus 2020.
Source: Republika July 11, 2020 00:56 UTC