REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dankor Brimob Polri Irjen Murad Ismail mengatakan senjata yang tertahan di bandara Soekarno Hatta bukanlah senjata anti tank. Menurut dia, senjata tersebut hanyalah senjata kejut. "Jadi ini bukan senjata antitank, senjata ini bukan untuk membunuh, ini untuk kejut," ujar Murad di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Sabtu (30/9). Senjata tersebut memiliki peluru bulat dengan pelbagai jenis seperti peluru karet, peluru hampa, peluru gas, air mata, dan peluru asap. Menurut Murad, senjata tersebut digunakan hanya untuk di daerah-daerah operasi pertempuran di dalam kota.
Source: Republika September 30, 2017 15:33 UTC