Karena di dekat rumah ada retakan-retakan baru," kata Aef yang rumahnya berada di kemiringan. Baca juga: Warga Kaki Gunung Beser Nyalindung Sukabumi Dihantui Bencana Tanah BergerakSementara itu, menurut Ketua RW setempat Oom Supriatna, bencana tersebut sudah terjadi selama tiga pekan terakhir. "Ada 20 rumah yang terdampak bencana tanah bergerak ini," ungkap Ketua RW setempat, Oom Supriatna kepada Kompas.com di Kampung Ciherang, Minggu (3/1/2020). Dirinya takut sewaktu-waktu rumahnya tersebut akan ambruk. "Sementara kami mengungsi ke rumah adik, kalau di sini terus takut ambruk," ungkap dia sambil menunjukkan dinding dan lantai yang retak-retak.
Source: Kompas January 04, 2021 02:48 UTC