JawaPos.com - Setelah kematian pimpinan kelompok Mujahiddin Indonesia Timur, Santoso alias Abu Wardah, nampaknya kelompok radikal ini kehilangan arah. Dia yang juga sebagai penanggungjawab operasi Tinombala ini menyebut penyerahan diri ini bisa diikuti sisa anak buah Santoso yang belum menyerahkan diri. Jumat (5/8) subuh sekira pukul 04.00 Wita, salah satu anak buah Santoso menyerahkan diri. "Dia (Jumri) diantar oleh kakak iparnya yakni Andreas alias Papa Pina ke Satgas Intelijen Imbangan Poso baru diteruskan ke Satgas Tinombala," timpal jenderal bintang satu ini. Jumri ini diduga terlibat dalam sejumlah aksi teror bersama MIT.
Source: Jawa Pos August 05, 2016 14:37 UTC