WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Amerika Serikat ( AS) mengumumkan kembali berada dalam masa penghentian pelayanan pemerintah (Government Shutdown" Jumat (9/2/2018). Total, pengeluaran hingga 2020 bakal mencapai 288 miliar dolar AS, atau sekitar Rp 3.929 triliun. Sebab, bujet yang diajukan bakal membuat defisit AS semakin membengkak hingga 20 triliun dolar AS, atau sekitar Rp 272.909 triliun. Karena Senat membutuhkan seluruh jawaban "Ya" dari anggotanya yang berjumlah 100 orang, maka bisa dibilang kesepakatan bujet kembali kolaps. Dalam pidatonya, senator asal Kentucky itu mengatakan bahwa selama ini partainya, Republik, selalu mengkritik anggaran yang diajukan mantan Presiden Barack Obama.
Source: Kompas February 09, 2018 06:00 UTC