JawaPos.com - Kartu sakti diluncurkan Presiden Joko Widodo untuk membantu masyarakat miskin di Indonesia. Kemudian saat pemerintahan Jokowi muncul KIS (Kartu Indonesia Sehat), KIP (Kartu Indonesia Pintar) dan KKS (Kartu Keluarga Sejahtera). Dilansir Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), pogram kartu sakti Jokowi ini bahkan menimbulkan polemik di masyarakat. Kabid Sosial, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Kabupaten Kapuas Hulu, Rustini mengatakan, pendistribusian KIS, KKS, dan KIP dilakukan pemerintah pusat melalui Kantor Pos. Memang pengalokasian kartu sakti tersebut sudah terintegrasi, seperti KKS yang menjadi kewenangan Disnakertransos.
Source: Jawa Pos August 28, 2016 03:56 UTC