REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar merasa aneh melihat penyelesaian kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior pada KPK Novel Baswedan, yang terkesan berlarut-larut. Apalagi jika dibandingkan dengan pengungkapan kasus penganiayaan terhadap ahli IT Hermansyah, dimana polisi sangat sigap menangkap pelaku. "Memang aneh kasus Novel yang berlarut-larut pengungkapannya. Jika dibandingkan dengan kasus Hermansyah ahli IT yang cepat sekali terbongkar, meskipun banyak pihak meragukan pelakunya," kata Bambang saat dihubungi Republika.co.id, Rabu (23/8). Menurut Bambang, yang lebih aneh lagi adalah ketika Polri terlihat takut didampingi oleh tim gabungan pencari fakta (TGPF) dalam pengungkapan kasus Novel.
Source: Republika August 23, 2017 04:18 UTC