PC mengatakan, praktik daur ulang stik swab antigen yang digunakan di Bandara Internasional Kualanamu dilakukan sejak Desember 2020. Anda dapat meminta petugas swab untuk memperlihatkan bahwa alat swab masih baru di dalam kemasan dan saat dibuka pasien (orang yang akan diswab) melihatnya. "Anda bisa mencurigai jika tidak melihat alat swab dibuka dari tempatnya di depan Anda," kata dr Hadian Widyatmojo, Sp.PK, Ahli Patologi Klinik Laboratorium Primaya Hospital Karawang. Semua alat swab yang sudah digunakan tidak dapat kembali. Sebab, alat swab merupakan alat sekali pakai dan harus dibuang setelah digunakan.
Source: Kompas May 02, 2021 06:00 UTC