REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- RS Permata Bekasi masuk dalam daftar pengguna vaksin palsu yang diumumkan Kementerian Kesehatan. Manajer Pelayanan Medis RS Permata Bekasi dr. Siti Yunita mengakui adanya kelalaian dari rumah sakit tersebut terkait adanya vaksin palsu yang tengah meresahkan masyarakat tersebut. Pihak rumah sakit itu mengakui ada kelalaian dari petugas farmasi di rumah sakit swasta tersebut. ebelumnya, Jum'at (16/7) sekitar 70 orang tua mendatangi RS Permata Bekasi untuk meminta pertanggungjawaban terhadap rumah sakir tersebut. Nita mengatakan, produk pembelian vaksin yang dibeli dari distributor secara fisik memang tidak diperlihatkan.
Source: Republika July 16, 2016 03:33 UTC