ANTARA/Arief PriyonoTEMPO.CO, Kediri - Keluarga Tan Malaka menegaskan tak akan menuntut pengusutan atas kematian pahlawan kemerdekaan nasional tersebut. Hengky Novaron Arsil, keponakan Ibrahim Datuk Tan Malaka sekaligus pewaris gelar Datuk Tan Malaka mengatakan, seluruh keluarga besar Ibrahim Datuk Tan Malaka telah mengikhlaskan kematiannya sebagai bagian dari proses revolusi bangsa Indonesia. Ketidakterbukaan baik pemerintah maupun TNI dalam mengungkap sejarah kematian Tan Malaka inilah yang berbuntut pada ketidakjelasan keberadaan makam Tan Malaka, hingga munculnya penelusuran sejarah Harry A Poeze. Direktur Ekeskutif Tan Malaka Institute Jawa Timur yang juga panitia penjemputan jasad Ibrahim Datuk Tan Malaka, Imam Mubarok Muslim, menyatakan keinginan keluarga untuk memindahkan makam Tan Malaka ke Sumatera Barat bukan harga mutlak. Imam mengakui jika sampai saat ini masih ada polemik soal kebenaran makam Tan Malaka di Desa Selopanggung.
Source: Koran Tempo February 12, 2017 02:31 UTC