REPUBLIKA.CO.ID, TIMIKA -- Kementerian Agama Kabupaten Mimika, Provinsi Papua mengimbau warga setempat agar tak terprovokasi dengan berbagai isu menyesatkan yang ingin mengadu domba antarumat beragama. "Kita harapkan masyarakat Mimika tidak terpancing dengan isu-isu yang tidak jelas alias menyesatkan. "Saudara-saudara kita yang Muslim sedang menjalankan ibadah puasa selama 29 hari sebagai kewajiban seorang Muslim atau Muslimat melaksanakan perintah agamanya. Mari kita jaga keharmonisan antarsemua umat beragama yang selama ini sudah terjalin sangat baik di Mimika," pesan Adrianus. Tokoh masyarakat Mimika Athanasius Allo Rafra juga mengajak seluruh komponen warga setempat terus membangun suasana penuh persaudaraan tanpa membeda-bedakan agama, suku dan golongan.
Source: Republika May 28, 2017 18:00 UTC