REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut realisasi domestic market obligation (DMO) untuk program Minyakita mengalami perlambatan seiring tekanan terhadap ekspor minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) Indonesia di pasar global. "Ini menandakan adanya indikasi penurunan ekspor CPO. Karena realisasi DMO ini sangat terkait erat, sangat bergantung pada pergerakan ekspor kita," ujar Nawandaru. Ia menyampaikan terdapat sejumlah faktor global yang memengaruhi kinerja ekspor CPO Indonesia, salah satunya rencana kenaikan pungutan ekspor CPO yang memicu sikap kehati-hatian pelaku usaha. "Jadi artinya ada beberapa opsi-opsi di tingkat global yang juga salah satunya berpengaruh pada ekspor CPO kita.
Source: Republika January 27, 2026 15:03 UTC