Kemendagri mengembangkan sistem yang lebih transparan berbasisREPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Sumarsono menilai, jenis korupsi yang melibatkan lima pejabat di Kabupaten Bekasi merupakan kasus yang juga sering ditemui di daerah. Karena itu, Soni, sapaan akrab Sumarsono, menegatakan, Kemendagri akan fokus untuk membenahi sistem manajemen pemerintah daerah (pemda). Salah satunya, kata dia, dengan mengembangkan sistem yang lebih transparan berbasis teknologi informasi (TI). Menurut dia, dalam era saat ini segala perencanaan sudah selayaknya menggunakan sistem perencanaan secara elektronik (e-planning) dan penganggaran secara elektronik (e-budgeting). Terakhir, lanjut Soni, pihaknya akan membentuk tim Pendampingan Khusus Daerah Bermasalah untuk konsolidasi dan stabilisasi jalanya pemerintahan yang bersih.
Source: Republika October 16, 2018 20:03 UTC